Sungguh beruntung tim Arema Indonesia memiliki
pendukung setia, seperti Aremania. Pasalnya tidak hanya datang
memberikan dukungan di dalam stadion, Aremania juga ikut dalam melakukan
dukungan ketika tim di luar stadion.
Misalnya saja ketika Arema mengalami kegagalan di 2 ajang pra musim,
Inter Island Cup dan Piala Gubernur. Saat itu Arema harus menelan pil
pahit ditaklukan Sriwijaya FC dan Persela. Sriwijaya FC sukses mengalahkan Arema 1-0 lewat gol Ponaryo Astaman melalui tedangan pinalti, di semifinal IIC 2012. Sementara itu Persela Lamongan sukses membungkam Arema 2-0 di final piala Gubernur Jatim.
Tidak membutuhkan waktu lama, Aremania langsung merespon Singo Edan yang dikomandoi Rahmad Darmawan. Manajemen Arema pun menyambut positif kritikan Aremania dengan mengadakan dialog antara pemain dengan suporter.
Dalam dialog itu, Aremania mengeluarkan seluruh keluh kesahnya kepada skuad Arema yang dinilai sudah tidak memiliki gaya bermain Malangan. Adat isitiat yang selama ini selalu dijunjung tinggi para pemain, sudah hilang.
Segala kritikan Aremania, ternyata benar-benar diresapi Rahmad Darmawan dalam meramu pemain bintangnya.
Dan kini Arema telah kembali seperti Singa yang Gila. Dua partai di
ISL, dilewati dengan dua kemenangan dan aggregat gol yang baik pula. Persidafon mereka bungkam 5-2 dan Persiram berhasil digunduli 3-0. Aremania pun berharap agar Singo Edan bisa mempertahankan performa terbaik mereka dipertandingan selanjutnya.
Aremania, "Nyawa" bagi Arema Indonesia !
Written By Adriyanto Prasetyo on Senin, 14 Januari 2013 | 05.17
Label:
Arema

Posting Komentar